Indonesian language Learning Website

Vocab list Grammar Activity / explanation Reading (In Indonesian) Activity related to the Reading ( possibly a close or reading comprehension) Cultural note related to the topic of the lesson.

Tuesday, November 14, 2006

NOTE TO DILIP

Dilip
I have not included all the lessons but i have included all the lessons activities as you will see when you scroll down. You can open them as a powerpoint. Lessons 8,9,10 and 11 follow the same structure for 1,2,3,4,5,6 and 7 so i have not included them it was just get the gist of the whole idea. Because i have never used a blog before i did not realise they were posted in chronological order and as a result the welcome to my page section is at the bottom !
Hope you enjoy the page.
Melissa Trinca 13118585

Monday, November 13, 2006


Lesson 8 - Entertainment - Hiburan

Vocabulary List - Kata - Kata

Bioskop - Cinema

Dansa - Dancing

Teater - Theater

Makanan Luar - Eating out

Gamelan- Traditional Indonesian Music

Ramayana - Puppet performance

GRAMMAR RULE : Dengan Lancar

As some adverbs in English are denoted by the suffix 'ly' as in quickly. This is the same case with some adverbs in Indonesian formed by the combination of dengan and an adjective

Example : Istri saya mengemudikan mobil dengan cepat ( My wife drives her car quickly )


READING

Riau

Si Lancang
Alkisah tersebutlah sebuah cerita,di daerah Kampar pada zaman dahuluhiduplah si Lancang dengan ibunya. Mereka hidup dengan sangat miskin. Mereka berdua bekerja sebagai buruh tani.
Untuk memperbaiki hidupnya, maka Si Lancang berniat merantau. Pada suatu hari ia meminta ijin pada ibu dan guru ngajinya. Ibunya pun berpesan agar di rantau orang kelak Si Lancang selalu ingat pada ibu dan kampung halamannya. Ibunya berpesan agar Si Lancang jangan menjadi anak yang durhaka.
Si Lancang pun berjanji pada ibunya tersebut. Ibunya menjadi terharu saat Si Lancang menyembah lututnya untuk minta berkah. Ibunya membekalinya sebungkus lumping dodak, kue kegemaran Si Lancang.
Setelah bertahun-tahun merantau, ternyata Si Lancang sangat beruntung. Ia menjadi saudagar yang kaya raya. Ia memiliki berpuluh-puluh buah kapal dagang. Dikhabarkan ia pun mempunyai tujuh orang istri. Mereka semua berasal dari keluarga saudagar yang kaya. Sedangkan ibunya, masih tinggal di Kampar dalam keadaan yang sangat miskin.
Pada suatu hari, Si Lancang berlayar ke Andalas. Dalam pelayaran itu ia membawa ke tujuh isterinya. Bersama mereka dibawa pula perbekalan mewah dan alat-alat hiburan berupa musik. Ketika merapat di Kampar, alat-alat musik itu dibunyikan riuh rendah. Sementara itu kain sutra dan aneka hiasan emas dan perak digelar. Semuanya itu disiapkan untuk menambah kesan kemewahan dan kekayaan Si Lancang.
Berita kedatangan Si Lancang didengar oleh ibunya. Dengan perasaan terharu, ia bergegas untuk menyambut kedatangan anak satu-satunya tersebut. Karena miskinnya, ia hanya mengenakan kain selendang tua, sarung usang dan kebaya penuh tambalan. Dengan memberanikan diri dia naik ke geladak kapal mewahnya Si Lancang.

Begitu menyatakan bahwa dirinya adalah ibunya Si Lancang, tidak ada seorang kelasi pun yang mempercayainya. Dengan kasarnya ia mengusir ibu tua tersebut. Tetapi perempuan itu tidak mau beranjak. Ia ngotot minta untuk dipertemukan dengan anaknya Si Lancang. Situasi itu menimbulkan keributan.
Mendengar kegaduhan di atas geladak, Si Lancang dengan diiringi oleh ketujuh istrinya mendatangi tempat itu. Betapa terkejutnya ia ketika menyaksikan bahwa perempuan compang camping yang diusir itu adalah ibunya. Ibu si Lancang pun berkata, "Engkau Lancang ... anakku! Oh ... betapa rindunya hati emak padamu. Mendengar sapaan itu, dengan congkaknya Lancang menepis. Anak durhaka inipun berteriak, "mana mungkin aku mempunyai ibu perempuan miskin seperti kamu. Kelasi! usir perempuan gila ini."
Ibu yang malang ini akhirnya pulang dengan perasaan hancur. Sesampainya di rumah, lalu ia mengambil pusaka miliknya. Pusaka itu berupa lesung penumbuk padi dan sebuah nyiru. Sambil berdoa, lesung itu diputar-putarnya dan dikibas-kibaskannya nyiru pusakanya. Ia pun berkata, "ya Tuhanku ... hukumlah si Anak durhaka itu."

Dalam sekejap, turunlah badai topan. Badai tersebut berhembus sangat dahsyatnya sehingga dalam sekejap menghancurkan kapal-kapal dagang milik Si Lancang. Bukan hanya kapal itu hancur berkeping-keping, harta benda miliknya juga terbang ke mana-mana. Kain sutranya melayang-layang dan jatuh menjadi negeri Lipat Kain yang terletak di Kampar Kiri. Gongnya terlempar ke Kampar Kanan dan menjadi Sungai Oguong. Tembikarnya melayang menjadi Pasubilah. Sedangkan tiang bendera kapal Si Lancang terlempar hingga sampai di sebuah danau yang diberi nama Danau Si Lancang.

(Disadur dari B. M. Syamsuddin, "Banjir Air Mata Si Lancang," Cerita Rakyat Dari Riau 2, Jakarta: PT Grasindo, hal. 44-49).


ACTIVITY FROM READING

After reading the above composition, note a few kep points about Riau that interested you.
Once you have done this do some research on those specific places and the entertainment that is offered in that area.
Then you can create a postcard with information about the city and the entertainment it has to offer !
Make it as colourful and creative as possible


CULTURAL NOTE

A populer form of entertainment in Indonesian is Gamelan :

Gamelan

A gamelan is an Indonesian musical ensemble mostly made up of metallic xylophones and gongs. Gamelan orchestras are particularly common on the islands of Java and Bali, although they exist on the other islands as well, albeit in slightly different forms.
Although gamelan ensembles sometimes include
string and, less commonly, wind instruments, they are most notable for the large number of percussion instruments, particularly metal percussion instruments. A gamelan ensemble may include sarons and genders (sets of bronze bars laid out in a single row and struck like a glockenspiel), bonangs and kenongs (sets of large, drum-shaped gongs, likewise laid out horizontally on stands), gambangs (similar to sarons or genders but with wooden bars instead of metal ones) and a variety of hanging gongs and drums.

Gamelan orchestras use two tuning systems: sléndro[?] is a system with five notes to the octave, fairly evenly spaced, while pélog[?] has seven notes to the octave, with uneven intervals. Most orchestras will include instruments in each tuning, but each individual instrument will only be able to play notes in one. The exact pitches used differs from ensemble to ensemble.
A peculiarity of gamelan instruments is that they do not usually have perfectly tuned
octaves. Almost all other instruments tune octaves in the frequency ratio 2:1 (so that an A is 440 Hz, and the A an octave above it is 880 Hz), but gamelan instruments are usually a little sharp or a little flat. It is thought that this contributes to the very "busy" sound of gamelan ensembles.
The gamelan has been an influence on several western
composers of classical music, most famously Claude Debussy who heard a Javanese ensemble play at the Paris Exposition of 1889 (World's fair). In more recent times, the American composers Lou Harrison and Evan Ziporyn[?] have written several works with parts for gamelan.

To read more go to http://www.ebroadcast.com.au/lookup/encyclopedia/ga/Gamelan.html


Lesson 9
Hobi - Hobi
This lesson will focus on hobi - hobi (Hobbies)
Vocabulary :
Berolahraga - Play Sport
Keahilian - Craft
Berkebun - Gardening
Memasak - Cooking
Mendengarkan Musik - Listening to music
Membaca Buku - Reading Books
Grammar Rule : Tersebut/Para/Serta
Tersebut - This word functions as itu. It is mainly used for stylistic reasons for example rather than using itu again an again you can add in tersebut instead ! Try it next time
Para - Rather than reduplicating a noun to turn in into its plural form , para is used. Para can only be used with words denotating human beings
Serta - This word is used in the same function as dan (AND). It is used for stylistic reasons, that is, to avoid using dan to frequently.
READING

Kalimantan BaratTupaidanIkan Gabus(Bagian 1)
Di sebuah telaga di daerah Kalimantan barat, tersebutlah seekor tupai bersahabat dengan seekor ikan gabus. Persahabatan tersebut sangatlah kuatnya.Pada suatu hari si Ikan Gabus jatuh sakit. Badannya sangatlemah.Dengan setianya si Tupai menunggui temannya itu. Sudah beberapa hari si Ikan Gabus tidak enak makan. Maka si Tupai berusaha membujuknya. Namun si Ikan Gabus hanya mau makankalau diberi makan hati ikan Yu.
Mendengar permintaan si Ikan Gabus, Si Tupai menjadi sangat sedih. Sulit sekali memenuhi permintaan sahabatnya itu. Ikan Yu adalah hewan yang sangat ganas dan hanya hidup di lautan lepas. Namun akhirnya ia memutuskan juga untuk mencarikannya.
Maka iapun meloncat-loncat dari pohon ke pohon hingga sampai ke sebuah pohon kelapa yang batangnya menjorok ke laut. Dengan perlahan si Tupai melobangi sebutir biji kelapa. Setelah airnya habis, iapun masuk ke dalam kelapa itu. Dari dalam kelapa itu ia masih dapat menggerogoti tangkai buah kelapa itu.
Tak lama kemudian buah kelapa itu sudah terlepas dari tangkainya dan tercebur ke laut lepas. Ombak laut itu sangat besar. sehingga dalam waktu tidak lama, buah kelapa itu sudah berada ditengah laut lepas. Tiba-tiba datanglah seekor Ikan Yu besar. Dengan segera ia menelan biji kelapa tersebut bulat-bulat. Setelah berada di dalam perut ikan itu, si Tupai lalu mengigiti hatinya. Ikan itu menggelepar-gelepar menuju pantai. Sesampainya di pantai, Ikan Yu sudah kehabisan tenaga dan akhirnya mati.
Dengan senang hati si Tupai membawa hati Ikan Yu itu untuk sahabatnya. Dengan ajaibnya setelah memakan hati Ikan Yu, Si Ikan Gabus menjadi sembuh total. Ia meloncat-loncat dengan gembiranya. Ia pun berjanji akan menolong si Tupai kalau ia sakit di hari kemudian.
(Diadaptasi secara bebas dari Warisa Ram, dkk. "Tupai dan Ikan Gabus" Cerita Rakyat Daerah Kalimantan Barat. Jakarta: Dept. P dan K, 1982. Hal. 26 - 28.)
Activity related to reading
Imagine you are the charchters in the reading above.
Make up profiles for each charachter describing therir appearance
Hobbies, like and dislikes
Cultural Note
In more isolated villages in Indonesia, children engage in many various and interesting hobbies such as weaving, batik making, sewing, fishing and cooking using local ingredients.
They carry out these hobbies instead of watching TV or going to the shopping centres etc as those luxuries are simple not available to them !


Lesson 10
OCCUPATIONS

Vocabulary

Tukang Becak - Becak Driver

Polisi - Policeman/Woman

Sopir - Chauffuer

Pelayan - Waiter

Juru rawat - Nurse

Tukang Kunci - Locksmith

For more vocabulary complete the activities in the side column you will find the link to all the activites.

GRAMMAR RULE 10 : Classifiers

There are 3 main classifiers in Indonesian, Orang, Buah and Ekor. The first is used for people the second for inanimate objects and the third for animals. The use of classifers are optional. The prefix se- is attached to the classifier when only one object , person or animal is present

Example : Seekor ikan - 1 fish

READING
KeradanAyam

Pada jaman dahulu, tersebutlah seekor ayam yang bersahabat dengan seekor kera. Namun persahabatan itu tidak berlangsung lama, karena kelakuan si kera. Pada suatu petang Si Kera mengajak si ayam untuk berjalan-jalan. Ketika hari sudah petang si Kera mulai merasa lapar. Kemudian ia menangkap si Ayam dan mulai mencabuti bulunya. Si Ayam meronta-ronta dengan sekuat tenaga. Akhirnya, ia dapat meloloskan diri.
Ia lari sekuat tenaga. Untunglah tidak jauh dari tempat itu adalah tempat kediaman si Kepiting. Si Kepiting adalah teman sejati darinya. Dengan tergopoh-gopoh ia masuk ke dalam lubang kediaman si Kepiting. Disana ia disambut dengan gembira. Lalu Si Kepiting menceritakan semua kejadian yang dialaminya, termasuk penghianatan si Kera.

Mendengar hal itu akhirnya si Kepiting tidak bisa menerima perlakuan si Kera. Ia berkata, "marilah kita beri pelajaran kera yang tahu arti persahabatan itu." Lalu ia menyusun siasat untuk memperdayai si Kera. Mereka akhirnya bersepakat akan mengundang si Kera untuk pergi berlayar ke pulau seberang yang penuh dengan buah-buahan. Tetapi perahu yang akan mereka pakai adalah perahu buatan sendiri dari tanah liat.
Kemudian si Ayam mengundang si Kera untuk berlayar ke pulau seberang. Dengan rakusnya si Kera segera menyetujui ajakan itu. Beberapa hari berselang, mulailah perjalanan mereka. Ketika perahu sampai ditengah laut, mereka lalu berpantun. Si Ayam berkokok "Aku lubangi ho!!!" Si Kepiting menjawab "Tunggu sampai dalam sekali!!"
Setiap kali berkata begitu maka si ayam mencotok-cotok perahu itu. Akhirnya perahu mereka itu pun bocor dan tenggelam. Si Kepiting dengan tangkasnya menyelam ke dasar laut. Si Ayam dengan mudahnya terbang ke darat. Tinggallah Si Kera yang meronta-ronta minta tolong. Karena tidak bisa berenang akhirnya ia pun mati tenggelam.

(Disarikan dari Abdurrauf Tarimana, dkk, "Landoke-ndoke te Manu: Kera dan Ayam," Cerita Rakyat Daerah Sulawesi Tenggara, Jakarta: Dept. P dan K, 1978, hal. 61-62)

ACTIVITY - related to reading

After reading the composition "kera dan Ayam" try changin the animal charachters in the story by giving the everyday occupations ! By doing this you can change the story into a humerous ordeal and improve your vocabulary by inserting more words to link the sentences together ! Have Fun with it !

Cultural Note :

In Indonesia, work is not always a pleasent ordeal. The reason for this is that many workers ar overworked and underpaid. Still these days there are numerous illegal labour factories where workers earn less than 45 to 50 cents a day working 12 - 13 hour days. By writing letters over to indonesia or making posters you could help raise awareness about this issue. Get together wwith your friends and help make work rights in Indonesia fair !!!









Lesson 11

VOCABULARY


Ke [kiri kanan].
To the [left right].

[terus lurus]
straight ahead.

[Rumah Gedung Jalan] [ini itu].
[This That] [house building street].

Ke mana?
Where are you going? (Also a common polite greeting.)

Saya mau ke ...
I am going to ... (pick a place)

Saya tidak tahu.
I don't know.

Di [sini sana].
[Here There].

Kiri, kanan?
Left or right? (Drivers often ask this when approaching a street )

[Berhenti! Stop!]
Stop!

Salah.
Wrong.

Saya mau pulang.
I want to go home

GRAMMAR RULE 11 :

PASSIVE OBJECT FOCUS

There are 2 Simple rules when learning object focus

  1. There are 1stpov/2pov object focus

The rule for 1st/2nd pov object focus is :

Extra Phrase + Object + Verb (auxillary) + Subject+ Verb + Extra Phrase

Example : Pada Hari minggu buku itu akan saya beli dari toko kecil

REMEMBER TO DROP THE ME- PREFIX WHEN CHANGING FROM ACTIVE TO PASSIVE OBJECT FOCUS

2. There is 3rd pov Object focus - The rule for this is :

Extra Phrase + Object + Verb (Auxillary) + Verb ( Di- verb) + Oleh + Subject+ Extra Phrase

Example : Kemarin kue itu akan dimasak oleh Ibu Budi

REMEMBER TO ADD THE DI- SUFFIX WHEN CHANGING GROM ACTIVE TO PASSIVE OBJECT FOCUS

Reading 11


Sumatera Utara TerjadinyaDanauToba

Pada jaman dahulu, hiduplah seorang pemuda tani yatim piatu di bagian utara pulau Sumatra. Daerah tersebut sangatlah kering. Syahdan, pemuda itu hidup dari bertani dan memancing ikan. Pada suatu hari ia memancing seekor ikan yang sangat indah. Warnanya kuning keemasan. Begitu dipegangnya, ikan tersebut berubah menjadi seorang putri jelita. Putri itu adalah wanita yang dikutuk karena melanggar suatu larangan. Ia akan berubah menjadi sejenis mahluk yang pertama menyentuhnya. Oleh karena yang menyentuhnya manusia, maka ia berubah menjadi seorang putri.
Terpesona oleh kecantikannya, maka pemuda tani tersebut meminta sang putri untuk menjadi isterinya. Lamaran tersebut diterima dengan syarat bahwa pemuda itu tidak akan menceritakan asal-usulnya yang berasal dari ikan.Pemuda tani itu menyanggupi syarat tersebut. Setelah setahun, pasangan suami istri tersebut dikarunia seorang anak laki-laki. Ia mempunyai kebiasaan buruk yaitu tidak pernah kenyang. Ia makan semua makanan yang ada.
Pada suatu hari anak itu memakan semua makanan dari orang tuanya. Pemuda itu sangat jengkelnya berkata: "dasar anak keturunan ikan!"Pernyataan itu dengan sendirinya membuka rahasia dari isterinya.Dengan demikian janji mereka telah dilanggar.
Istri dan anaknya menghilang secara gaib. Ditanah bekas pijakan mereka menyemburlah mata air. Air yang mengalir dari mata air tersebut makin lama makin besar. Dan menjadi sebuah danau yang sangat luas. Danau itu kini bernama Danau Toba

(Diadaptasi bebas dari Ny. S.D.B. Aman,"How Lake Toba Came into Existence," Folk Tales From Indonesia, Jakarta: Djambatan, 1976, hal. 43-48).

ACTIVITY RELATED TO READING

Read the writing above and then with a friend or by yourself using the vocabulary you have learnt create a map/ treasure map with the appropriate directions leading towards Sumatera Utara !

CULTURAL NOTE :

Travelling in Indonesia can be very gob smacking for western tourist ! Mainly because everyone is travelling everywhere on all sorts of things going 10000 miles an hour !

Here is the link to a song which describes a little boys journey into the big city !

http://www.geocities.com/SoHo/1823/anak/delman.htm

The traditional transportation that I want to write about is the andong. The andong is a cart that needs a horse to pull it. It is similar to the Cinderella carriage but is a skinny cart. The andong can fit five or six people who face each other. The driver’s position is different from the becak. For the andong, the driver is sitting in front of the carriage to control the horse. For more information see :http://www.kirkwood.cc.ia.us/esl/transpor.htm

Saturday, November 11, 2006


Activities for each lesson

To open each activity click on one of the links below.Then you can choose either to open the activity or save it as a powerpoint so that you can continue to use it whenever you would like...even offline!

Above is an example of some of the activites you can do within these lessons ! Have fun with it

Tuesday, October 31, 2006

Welcome to my indonesian language learning Website

This site contains 11 lessons based around eleven different topics.

Each Lesson will contain:

  1. Vocabulary List
  2. Grammar Activity and examples
  3. Reading Material
  4. Activity related to the reading
  5. Cultural Note related to the topic

The Lessons and their respective topics:

  1. Lesson 1 - Colours/Numbers
  2. Lesson 2- Animals
  3. Lesson 3- Weather
  4. Lesson 4- Sport
  5. Lesson 5- Family
  6. Lesson 6- Clothing
  7. Lesson 7- Food
  8. Lesson 8- Entertainment
  9. Lesson 9-Hobbies
  10. Lesson 10- Occupations
  11. Lesson 11-Directions

Monday, October 30, 2006

Website Visitor Feedback

PLEASE CLICK ON THE LINK ABOVE TO EVALUATE MY WEBSITE AND ADD COMMENTS AND SUGGESTIONS ABOUT WHAT YOU THINK COULD MAKE THIS SITE BETTER FOR YOU ! THANK YOU